REDAKSI MEDIAELANGCOM

PENASEHAT :Bambang Setiawan,SH,SpN, KH.Ubaidillah Abdul Jalil.MA, DR.Timbul Sinaga, M.Hum, Lukman Sinaga, Marthin Egeten. PEMIMPIN UMUM: Yohannes. PEMIMPIN REDAKSI/PENANGGUNGJAWAB : Iwan Ari Kurnia. DEWAN REDAKSI :Muhammad Syuhada, Amir Fadillah, Mulyanto, Drs.Muksin. REDAKTUR PELAKSANA :Muhammad Ajianto, Imam Yusuf Ibrahim. REDAKTUR :Handy Faysal, Marulloh, Zainal Abidin. KORDINATOR LIPUTAN :Dhava Syuhada, Ibnu Rofiq. OFFICE: Ruko Cikarang Commercial Center Blok A.19 JL. Cikarang Cibarusah (Depan pintu TOL Cikarang Barat) Bekasi.
Telp.021 84901980 Hp.0819 0534 1578-PEMRED Email : dmciwandmc@yahoo.co.id


Tampilkan postingan dengan label Teknologi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Teknologi. Tampilkan semua postingan

PENEMUAN LKT PUPUK ORGANIK DAN TEKNOLOGI PERTANIAN, PEMERINTAH HARUS TAHU

Tampak Pengurus LKT sedang Rapat membahas kajian Teknologi
Jakarta, 5/12/2014

Pengurus LKT ( Lembaga Kemandirian Teknologi ) hari ini sedang mengadakan rapat kedua untuk membahas Progam dan langkah selanjutnya, serta di dalam rapatnya pengurus LKT mempersentasikan penemuan Teknologi khusunya di bidang Pangan. Sejatinya Rapat tersebut dilakukan di Kantor PATI, Kemayoran, Jakarta Pusat. Tampak Ketua LKT Timbul Sinaga yang memimpin Rapat tersebut.

Ada Dua Agenda yang di bahas LKT yaitu tentang PUPUK ORGANIK dan TEKNOLOGI PERTANIAN, agenda pertama yang di bahas adalah Pupuk Organik ini disampaikan oleh Bapak Dr.Supedi, M.Eng, beliau membahas Teknologi pupuk dalam pertanian organik yang mana pupuk ini di namakan Mega Rhizo hasil dari beliau, beliau mengembangkannya ke daerah-daerah di seluruh Indonesia karena Dr Supedi pun bekerja di  LIPI di bawah kementerian Teknologi, penemuan ini sangat bermanfaat bagi petani-petani di daerah. dan pupuk ini pun nantinya akan di promosikan ke Pemerintah Indonesia lewat Lembaga Kemandirian Teknologi (LKT).

FOTO, Dr.Supedi persentase Pupuk Organik
Lalu Agenda kedua yaitu persentase dari Bapak DrsH.Agus Salim. M.Si, beliau adalah Motivator Pertanian Indonesia yang berhasil membawa petani-petani di Indonesia bisa menanam padi dengan baik dan hasilnyapun sangat baik, yang satu ini beliau adalah seorang Ilmuwan yang menemukan metode teknologi pertanian agar hasil padi ini bisa panen berlipat dan memuaskan hasilnya, penemuan metode teknologinya dinamai yaitu "BARIS (Bone Aplication Of Rice Intensitification)". dimana  bisa menghasilkan Padi 16 TON per Hektarnya, Ujarnya.

Tampak para pengurus LKT terkesima melihat persentase bapak Agus Salim ini yang mana beliau adalah motivator Indonesia di bidang pertanian. sayangnya ketika pembahasan Agus Salim nampak pengurus LKT belum sepenuhnya puas alias masih kurang, karena waktu yang membatasi sehingga Rapat selanjutnya akan diadakan lagi oleh pengurus LKT menindak lanjuti PUPUK ORGANIK dan TEKNOLOGI PERTANIAN.

 Tampak Drs.H.Agus Salim sedang membahas teknologi pertanian 




LEMBAGA KEMANDIRIAN TEKNOLOGI SIAP MEMBAWA INDONESIA LEBIH MANDIRI MELALUI PEMANFAATAN TEKNOLOGI

Ketua Umum LKT, Ir. Timbul Sinaga
Jakarta 5/12/2014,

Berdirinya Lembaga Kemandirian Teknologi (LKT) yang di dorong oleh lembaga Perhimpunan Ahli Tehnik Indonesia (PATI), serta di ketuai oleh Bapak Ir. Timbul Sinaga ini, bermaksud untuk membantu Pemerintah  Republik Indonesia dalam pemanfaatan Teknologi untuk permasalahan-permasalahan yang di hadapi oleh bangsa khusunya di bidang Teknologi, melalui pemanfaatan teknologi anak bangsa bisa membawa kemandirian bangsa kita ini lebih sejahtera dan Indonesia Bisa lebih maju dan Hebat.

LKT ini juga bertujuan untuk "Mengidentifikasi Teknologi-teknologi yang di produksi oleh Nasional serta juga pengkajian terhadap manfaatnya dan nilai ekonomisnya", Ujar Bapak Timbul Sinaga.

Lembaga Kemandirian Teknologi ini adalah independent sibawah naungan PATI, LKT inipun baru di bentuk 3 Divisi utama yaitu, Bidang Pangan, Bidang Energi serta Bidang obat-obatan, serta tidak menutup kemungkinan akan di bentuk divisi-divisi baru di LKT ini.

Tidak lama setelah berdirinya lembaga LKT ini dilakukanlah Rapat-rapat membahas tentang progam Prioritas LKT ini, keangotaan atau pengurusnya disini LKT terhimpun dari berbagai kalangan antara lain dari pengurus PATI, dari ORMAS dan PENGUSAHA. Nantinya LKT ini akan mengkaji Teknoilogi-teknologi anak bangsa yang bisa di sinergikan ke Pangan,Energi serta Obat-obatan baru setelah itu akan di Promosikan ke Pemerintah Insonesia. Tujuan utamnya adalah membawa Indonesia ke Kemandirian lewat Teknologi agar lebih maju dan Indonesia Hebat. By IWAN
 

12 JUTA PATEN DI LUPAKAN PEMERINTAH INDONESIA YANG SEBENARNYA SANGAT BERMAFAAT !!!

Ir. Timbul Sinaga, M.Hum
Jakarta, 4/12/2014

12 juta paten dilupakan Pemerintah padahal Indonesia ingin Berkembang melalui Teknologi, tapi tampaknya Pemerintah Indonesia kurang berminat dalam pemanfaatan Paten (Teknologo) yang sudah dimiliki umum ini. Padahal ketika Tim MediaElang.com mengikuti MUNAS ORMAS POS RAYA pada waktu itu di jakarta pada tanggal 7-9 Oktober 2014 dan dihadiri oleh Presiden RI Bapak Ir.H. Joko Widodo, nampak salah satu Pejabat di HAKI, Kementrian Hukum dan HAM, yang bernama Bapak Ir,Timbul Sinaga telah memaparkan tentang PATEN ( TEKNOLOGI ).

 Indonesia bisa Mandiri melalui pemanfaatan PATEN ( TEKNOLOGI ) yang telah dimiliki umum di bidang Pangan,Energi dan Obat-obatan. banyak sekali permasalahan permasalahan BANGSA KITA oh permasalahan bangsa kita di bidang pangan, yaitu kurangnya infrastruktur jalan, jembatan dan Petani juga nelayan  masih bekerja secara tradisional tidak menggunakan Teknologi. 

Permasalahan di bidang Energi, yaitu Belum memanfaatkan energi dalam negeri seperti angin,matahari,kelapa sawit dan batu bara. dan Permasalahan di Bidang Obat-obatan, yaitu Tingginya ketergantungan obat paten dari luar negeri, mahalnya obat-obatan dan perusahaan farmasi nasional sangat tergantung pada teknologi asing. 

Dari permasalahan yang banyak ini jika pemerintah Indonesia mau melihat dan menggunakan Paten(Teknologi) yang ada ini akan bisa membawa bangsa kita menuju kemandirian yang hebat, berharap Pemerintah Jokowi bisa memanfaatkannya. By Iwan