REDAKSI MEDIAELANGCOM

PENASEHAT :Bambang Setiawan,SH,SpN, KH.Ubaidillah Abdul Jalil.MA, DR.Timbul Sinaga, M.Hum, Lukman Sinaga, Marthin Egeten. PEMIMPIN UMUM: Yohannes. PEMIMPIN REDAKSI/PENANGGUNGJAWAB : Iwan Ari Kurnia. DEWAN REDAKSI :Muhammad Syuhada, Amir Fadillah, Mulyanto, Drs.Muksin. REDAKTUR PELAKSANA :Muhammad Ajianto, Imam Yusuf Ibrahim. REDAKTUR :Handy Faysal, Marulloh, Zainal Abidin. KORDINATOR LIPUTAN :Dhava Syuhada, Ibnu Rofiq. OFFICE: Ruko Cikarang Commercial Center Blok A.19 JL. Cikarang Cibarusah (Depan pintu TOL Cikarang Barat) Bekasi.
Telp.021 84901980 Hp.0819 0534 1578-PEMRED Email : dmciwandmc@yahoo.co.id


Tampilkan postingan dengan label Olah Raga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Olah Raga. Tampilkan semua postingan

DEJAN INGIN PERSIB SIAP DALAM LIGA ISC BUKAN TURNAMENT



Bandung,30/01/2016
Pelatih Persib Bandung Dejan Antonic menepikan prestasi jika timnya ikut dalam turnamen.
Bagi pelatih asal Serbia yang menggantikan  suksesor Djadjang Nurdjaman tersebut, kesiapan Persib untuk Indonesia Super Competition paling penting.
"Saya tidak mau siap untuk turnamen, saya mau tim siap untuk liga (ISC). Kalau kita siap untuk turnamen dan nanti kita mulai di liga dan gagal di liga. Turnamen kita ambil untuk uji coba dan memberikan kesempatan main untuk pemain," ungkapnya dilansir situs resmi klub.

Dejan Antonic Pelatih Persib Bandung
Komposisi skuad yang baru dan dalam keadaan masih membangun, Dejan menyatakan bahwa turnamen wadah yang bagus untuk melihat kekurangan serta kesiapan tim Maung Bandung menyambut ISC yang akan digelar April nanti.
"Harus coba menang tapi lebih bagus kita harus lihat yang kurang dari sisi mana, bagus di mana, kita harus ganti posisi di mana. Nanti kita siap untuk liga. Kalau turnamen biasanya cuma turnamen, tapi saya lebih penting liga," tandasnya.
Persib sendiri menerima sejumlah undangan turnamen, mulai dari Bali Island Cup, Marah Halim Cup, Piala Gubernur Kalimantan Timur hingga Piala Wali Kota Padang. Dejan hingga kini belum ambil keputusan ajang mana yang diikuti Persib. ( 2D )

JADI KAMPIUN PIALA JENDRAL SUDIRMAN CUP, MITRA KUKAR MENANG DRAMATIS

 Jakarta, 24 /01/2016 Mitra Kukar berhasil menjadi tim terbaik Piala Jenderal Sudirman dengan mengalahkan Semen Padang 2-1 dalam laga final yang dramatis di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (24/1) malam.
Semen Padang berhasil unggul lebih dahulu pada babak pertama melalui gol sundulan kepala Adi Nugroho. Arah pertandingan berubah ketika Semen Padang kehilangan Yu Hyun-koo di awal babak kedua karena menerima dua kartu kuning dan Novan Sasongko yang cedera. Mitra kemudian bangkit pada sepuluh menit terakhir laga melalui kontribusi dua pemain pengganti, Michael Orah dan Yogi Rahadian.
Pertandingan puncak ini dikemas dalam sebuah acara yang menghibur. Grup musik Slank dan Noah tampil beberapa jam sebelum kick-off. Kemudian disusul atraksi terjun payung yang mengundang decak kagum penonton. Sempat ada seorang penerjun yang tersangkut di atap stadion GBK, tetapi dapat langsung diselamatkan.
Laga ini disaksikan langsung oleh Presiden Joko Widodo yang didampingi oleh Menpora Imam Nahrawi. Hujan lebat mengguyur persis beberapa saat sebelum kick-off hendak dimulai. Akibatnya, kick-off baru dimulai pukul 20:50 WIB.
Semen Padang menurunkan Adi Nugroho untuk menggantikan posisi Hendra Adi Bayauw yang tak bisa bermain karena sanksi disiplin. Sementara, Mitra Kukar juga kehilangan pemain kunci. Zulchrizal Abdul Gamal dan Bayu Pradana harus absen, sehingga Syahrizal Syahbuddin dan Syakir Sulaiman ditugaskan sebagai pengganti.
Kondisi lapangan yang becek menyulitkan distribusi bola kedua tim. Mitra mencoba berinisiatif melancarkan gebrakan, tetapi Semen Padang sukses memetik keunggulan pada menit ke-33. Umpan silang Irsyad Maulana disambut Adi Nugroho yang berdiri bebas tanpa kawalan di tiang jauh.
Pelatih Jafri Sastra merespon kebobolan dengan melakukan dua pergantian pemain. Kapten Zulkifli Syukur, yang memang mengalami masalah cedera sebelum final, ditarik keluar bersamaan dengan Syakir Sulaiman. Rodrigo Dos Santos dan Michael Orah masuk sebagai pemain pengganti.
Tak ada perubahan yang terjadi dengan pergantian tersebut. Keunggulan satu gol berhasil dipertahankan Semen Padang hingga wasit Toriq Alkatiri meniup peluit jeda.

Mitra membuka babak kedua dengan peluang dari bola mati. Patrick Dos Santos melepaskan tendangan keras dari jarak 25 meter. Namun, eksekusi tendangan bebas pemain Brasil itu bisa dipatahkan Jandia Eka Putra.
Menit 53, Semen Padang harus bermain dengan sepuluh orang. Gelandang jangkar asal Korea Selatan, Yu Hyun-koo, melakukan pelanggaran. Beberapa menit sebelumnya, Hyun-koo telah mengantungi satu kartu kuning. Tanpa ampun, wasit memberikan kartu kuning kedua kepadanya.
Inisiatif untuk lebih ofensif diambil Jafri Sastra. Dua pemain diganti sekaligus. Defri Rizky dan Hendra Ridwan ditarik keluar untuk digantikan dengan Yogi Rahadian dan Muhammad Bachtiar.
Kalah jumlah pemain tidak membuat ancaman Semen Padang surut. Kedua penyerang sayap mereka, Nur Iskandar dan Irsyad Maulana, kerap membuat barisan pertahanan Mitra kelabakan. Michael Orah harus menerima kartu kuning karena melanggar Nur, sedangkan Yanto Basna harus berjibaku mengamankan pergerakan Irsyad.
Mitra kesulitan menuai peluang dari dalam kotak penalti lawan. Saking frustrasinya, Patrick Dos Santos sengaja menabrak Jandia ketika bola sudah dikuasai sang kiper. Akibatnya, penyerang Mitra itu diganjar kartu kuning.
Gol balasan Mitra akhirnya lahir pada menit ke-80. Tendangan bebas Michael Orah dari sayap kiri pertahanan Semen Padang mengarah ke tiang dekat. Jandia maju menyambut bola, tapi alih-alih mengamankan gawang, bola memantul mengenai Mamadou Al Hadji dan masuk ke dalam gawang.
Keberhasilan menyamakan kedudukan menjadi angin kedua bagi Mitra. Sempat diancam aksi individual Irsyad Maulana, Naga Mekes justru sukses menyarangkan gol kemenangan ketika pertandingan memasuki menit ke-90. Yogi Rahadian berdansa memperdaya Ricky Ohorella sebelum menyarangkan bola dengan sepakan terarah.
Empat menit tambahan waktu terasa selamanya bagi skuat Mitra. Ketika wasit Thoriq meniup peluit panjang tanda pertandingan selesai, para penggawa merayakan kemenangan di lapangan. Guyuran hujan tidak menghentikan kegembiraan Naga Mekes yang meluap-luap.
Kemenangan ini membuat Mitra berhak memboyong trofi Piala Jenderal Sudirman ke Tenggarong plus hadiah sejumlah Rp2,5 miliar.
Susunan pemain:
Semen Padang - Jandia Eka Putra; Hengky Ardiles, Mamadou Al Hadji, Handi Ramdhan, Novan Sasongko / Ricky Ohorella (73'); Yu Hyun-koo, Vendry Mofu, Adi Nugroho / Rudi (50'), Alwi Slamat / Irsyad Maulana (8'); Nur Iskandar, James Koko Lomell.
Mitra Kukar - Shahar Ginanjar; Arthur da Rocha, Rudolf Yanto Basna, Zulkifli Syukur / Rodrigo Dos Santos (37'), Syahrizal Syahbuddin; Rizky Pellu, Hendra Ridwan / M.Bachtiar (53'), Syakir Sulaiman / Michael Orah (37'), Defri Rizky / Yogi Rahadian (53'); Septian David Maulana, Patrick Dos Santos.

FIFA INTERNATIONAL KAGUMI SANG PRESIDEN RI JOKO WIDODO

Gambar Diatas: Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, menerima delegasi dari FIFA dan AFC di dampingi Menteri RI, Pemuda dan Olah Raga Imam Nahrawi Di Istana Negara, Jakarta, Senin (02/11/2015).

Jakarta, MEDIAELANGCOM

Presiden Republik Indonesia Jokowi ingin mereformasikan dunia sepak bola di Indonesia, karena banyak sekali yang harus dibenahi, mulai dari kelola PSSI dan pemain hingga persiapan bibit muda yang nantinya akan menjadi andalan pemain Tim Nasional Indonesia.

Dalam kunjungannya FIFA dan AFC sangat berterimakasih atas sambutan baik oleh Presiden RI terhadap Delegasi FIFA Interntional dan AFC, dalam bincangnya dengan Presiden RI, delegasi FIFA ingin membantu menangani dan mencari solusi jalan keluar terkait permasalahan kondisi sepak bola Insonesia saat ini.

Tidak jarang berbagai permasalahan di tubuh PSSI, sehingga membuat pemerintah untuk mendorong perubahan dan reformasi total di dalam dunia sepak bola PSSI, permasalahan banyak sekali mulai dari mafia skor hingga judi bola. Presiden Jokowi mengharapkan kepada para Delegasi bisa membantu mencarikan jalan keluarnya dalam masalah kondisi sepak bola di tanah air.

Setelah pertemuannya, Anggota Ecxo FIFA Kohzo Tashima memberikan keterangan persnya datang untuk memberi dan mencarikan solusi terkait kondisi sepak bola nasional. Selain itu anggota FIFA tersebut memuji Jokowi adalah Presiden Hebat dan dikagumi para delegasi FIFA tersebut, yang mana salah satunya adalah keinginan Presiden yang mau mereformasi sepak bola Indonesia.IW/JKT/001

SUGBK MEMBIRU PERSIB JUARA

Jakarta, 19/10/2015

Partai puncak final Piala Presiden 2015 yang super megah dari sisi keamanannya telah selesai malam tadi, Persib Maung Bandung sukses mengalahkan Sriwijaya. Fc dengan skor 2-0 . dua kubu bermain sangat hati- hati dan tidak mau banyak salah dalam melakukan serangan ataupun bertahan.

Kedua tim ini bermain cukup sabar baik dalam menyerang dan bertahan sehingga tak banyak peluang tercipta pada babak pertama. dimenit 20' Ahmad Jufriyanto membuka keunggulan bagi Persib Bandung lewat sepakan bebasnya yang sedikit membentur pemain belakang Sriwijaya Fc, bolapun berbelok arah sehingga Dian Agus tak mampu berbuat banyak dalam upaya penyelamatannya.

Pada pertengahan babak pertama Sriwijaya. Fc hampir saja menyamakan kedudukan andaikan tembakan Voli dari T. Musafri tidak melebar sisi gawang I Made Wirawan. Persib menambah keunggulan 2-0 di menit 45' Adalah Gelandang serang mereka Makan Konate yang menerima umpan silang dari Atep, Bola meluncur deras dan skor pun berubah 2-0.  Babak pertama ini di tutup dengan Skor 2-0 untuk keunggulan Persib.

Babak keduapun dimulai , namun tak banyak peluang tercipta, barisan pertahanan maung bandung yang disiplin tak mampu di tembus oleh Patrick Wanggai dan kawan-kawan. Persib nyari memperbesar keunggulan lewat kaki M. Taufiq sayang tembakannya masih mampu ditepis Oleh Dian Agus Prasetio.

Wasitpun meniup laga ini dan Persib Keluar Sebagai Juara Piala Presiden 2015.
pada perhelatan ini pemain Persib Bandung Zulham Zamrun menyabet dua gelar yaitu terpilih sebagai Topskor dan Pemain Terbaik , sementara Sriwijaya. Fc mejadi Klub Fair Play.

PERSIB PASTIKAN LOLOS

Skuad Persib Bandung
Bandung,10/10/2015
PERSIB memastikan lolos ke final Piala Presiden 2015 yang rencananya akan berlangsung pada 18 Oktober mendatang. Kepastian itu didapat usai meraih kemenangan pada pertandingan kedua babak semifinal kontra Mitra Kukar di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Sabtu (10/10/2015) malam.

PERSIB menang dengan skor 3-1 pada pertandingan penentuan siapa yang lolos ke final, tiga gol yang didapat PERSIB masing-masing diciptakan oleh OK Jhon yang melakukan bunuh diri, Atep dan Ilija Spasojevic. Sementara satu gol yang diciptakan Mitra Kukar dicetak oleh Carlos Raul.

PERSIB melakukan serangan dengan tensi tinggi, usaha mereka memburu kemenangan dengan selisih dua gol membuat PERSIB langsung menekan sejak awal babak pertama. Maung Bandung menit ke-2 sempat mengoyak gawang Rivky Mokodompit, sayang gol ini dianulir wasit.

Perjuangan Maung Bandung pun berbuah manis. Gol bunuh diri yang dilakukan OK Jhon menit 6 membuat semangat Atep Cs membara, gol tersebut berawal dari sepakan Firman Utina dari luar kotak penalti.

Keunggulan PERSIB tidak bertahan lama, seakan terpecut oleh serangan PERSIB, anak asuh Jafri Sastra langsung membalas gol menit 7 melalui Carlos Raul. Skor pun menjadi 1-1.

Tensi permainan meningkat, usaha kedua tim untuk mencetak gol membuat mereka saling jual beli serangan, PERSIB sukses mencetak gol kedua melalui sepakan Atep menit 20 dan enam menit kemudian Ilija Spasojevic yang sukses mencatatkan namanya di papan skor, kedudukan pun menjadi 3-1. Skor ini bertahan hingga akhir babak pertama.

Babak kedua, Firman Utina dan kawan-kawan tidak merubah intensitas menyerang meskipun sudah unggul 3-1. Zulham sempat melakukan aksi solo run sayang, sepakannya menit 53 ini masih menyamping dari gawang Mitra Kukar.

Kedua tim terus gencar melakukan serangan, sayang usaha keduanya dalam menambah gol belum tercipta hingga menit 70. Menit 78, sempat terhenti karena ada ketegangan antara Vladimir Vujovic dan pemain depan Mitra Kukar, namun tidak berlangsung lama laga kembali berjalan.

Menit 84 Hariono terpaksa diusir dari lapangan, Hariono dinilai melakukan pelanggaran keras kepada Carlos Raul sehingga harus mendapatkan kartu kuning keduanya pada pertandingan ini. Serangan terus dilakukan namun sayang hingga tambahan waktu 2 menit habis, tidak ada gol tercipta.

KEMENANGAN ADALAH HARGA MATI BUAT PERSIB

Bandung, 10/10/2015

Sore nanti  adalah partai hidup mati bagi Persib Maung Bandung yang akan menjamu Mitra Kukar, pada 2nd leg Semi Final Piala Presiden 2015 di Stadion Si Jalak Harupat. Pada laga sebelumya persib harus menyerah di menit- menit akhir lewat gol  semata wayang Carlos Raul.

Persib minimal harus unggul selisih 2 gol, untuk merebut tiket Final Piala Presiden dan ini merupakan harga mati bagi skuad Jajang Nurdjaman, Jajang Optimis Firman Utina dkk akan mampu membalikkan keadaan sore nanti, apalagi Persib akan bermain di stadion kebanggan mereka dengan dukungan dari puluhan ribu suporter mereka Bobotoh, yang sejak pagi tadi sudah memadati halaman stadion.

Bagi Mitra Kukar sendiri tidak akan merubah gaya permainan mereka , dan akan tampil lepas untuk menghadapi Persib meski bermain di hadapan puluhan ribu suporter fanatik mereka.
Pertandingan sore nanti jelas akan penuh sarat gengsi.






LAGA TERHENTI SRIWIJAYA.FC MENANG WO ATAS BONEK.FC

Jakarta, 27/09/15

Pemain dan Offial Bonek. Fc Melayangkan Protes
Perhelatan 8 besar Piala Presiden 2015 ahirnya menentukan Sriwijaya. Fc untuk lolos babak semifinal, sriwijaya.fc tak harus menunggu 90 menit untuk memastikan satu tiket menuju babak semi final piala presiden 2015 karena, Bonek Fc di WO akibat protes terhadap wasit Jemmy akibat keputusan kontroversialnya yang menganggap terjadi hand ball di kotak 16 besar, Para pemain dan official Bonek Fc pun melayangkan protes dan meninggalkan lapangan.

Dari tayangan ulang memang bola belum menyentuh pemain belakang lawan dan hanya mengenai dada, wasitpun menunggu hinga 15 menit dan tetap bagi para pemain dan official Bonek Fc, enggan untuk melanjutkan pertandingan dan ahirnya Sriwijaya. Padahal dalam pertandingan ini Bonek. Fc sempat unggul di menit 6 lewat kaki Ilham Udin Armain yang tendangannya salah diantisipasi oleh penjaga gawang Sriwijaya Fc , Yogi.

Sriwijaya Fc. Memastikan lolos kebabak Semi Final menemani dua tim yang sebelumnya sudah terlebih dulu lolos, yakni Mitra Kukar, dan Persib Bandung, hinga berita ini di turunkan satu tim masih berebut untuk mendapatan satu tiket semi final yakni antara Bali United dan Arema.

Dhava.

PERSIB BANDUNG BERHASIL MELAJU KE BABAK SEMI FINAL

Bandung, 26/09/15.
Persib Bandung ahirnya berhasil melaju ke babak semi final, setelah mengalahkan Pusamanaia Borneo. Fc di Stadion Si Jalak Harupat Soreang Kab. Bandung.

Laga ini berjalan cukup keras dan menegangkan jual beli serangan di lakukan anak asuh Djajang Nurjaman juga Iwan Setiawan . Sebenarnya strategi yang dilakukan oleh iwan setiawab cukup berhasil hingga menjelang babak pertama usai Borneo. Fc sukses unggul terlebih dahulu lewat Jajang Mulyana. Namun di menit ke 60 Konate Makan sukses menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Sebenarnya hasil draw cukup buat pusamania lolos ke babak selanjutnya, namun petaka datang di menit 68 adalah zulhan zamrun yang mampu merobek galih ginanjar. Hujan kartu kuning dan tiga kartu merah masing masing di dapatkan oleh kedua kubu, dua kartu merah di dapatkan pemain borneo fc, yakni victor pae dan diego mischel, sedangkan di kubu maung bandung spasojevic yang di ganjanr kartu merah oleh sang pengadul Jumadi Effendi. Persib sendiri melaju ke babak semi final piala presiden 2015 dengan agregat 4-4 namun persib lebih beruntung karena unggul aggregat gol tandang. Lawan persib sendiri akan di undi dengan klub yang sudah lolos ke babak semi final Piala Presiden 2015. Dan akan diundi nanti siapa yang akan menjadi lawan tim maung bandung.



Dhava

RIBUAN SUPORTER BOBOTOH KECEWA TERHADAP PANITIA SEPAK BOLA

Gambar Diatas: Tmpak Para Suporter pendukung Persib atau dikenal dengan Bobotoh Kecewa dengan Panitia Penyelenggara tersebut di StadionSi Jalak Harupat, Bandung.
Bandung,MEDIAELANGCOM.

29/09/2015 . Jelang pertandingan Persib vs Borneo fc di Stadion si jalak harupat ribuan pendukung Persib atau yang lebih dikenal dengan  Bobotoh sejak tadi pagi hingga siang ini mengantri di loket untuk pembelian tiket, namun Panitia Pelaksana sendiri menyatakan dengan alasan tiket sudah terjual.

Ternyata banyak pihak yang tidak bertanggung jawab memanfaatkan acara ini demi meraup keuntungan Peibadi, harga tribun selatan yang di patok panitia pelaksana, pertiket sebesar Rp. 25.000,- kini di tangan calo di sulap menjadi Rp. 75.000,-  hingga Rp. 100.000,-.

Bobotoh pun merasa kecewa dan tidak percaya dengan adanya praktik percaloan tersebut. Bobotoh sendiri menilai ini akan bisa berdampak buruk bagi Tim maung (PERSIB) Bandung jika praktik percaloan sendiri masih banyak maka tidak mungkin ribuan Bobotoh ini akan memboikot Tim kesayangannya. Jelas kerugian buat tim maung Bandung. Pertandingan ini di prediksi akan cukup seru dan ribuan Bobotoh sudah siap dan berada di Stadion tersebut sejak pagi tadi demi mendukung Tim kesayangannya.DAVA/CRB/002

JACK BROWN "I AM INDONESIA", BIBIT PEMAIN HEBAT SEPAKBOLA DUNIA BERDARAH INDONESIA

Gambar Diatas : Jack Brown (Baju Merah) menerima penghargaan atas Juara dalam The World Final Skill Test MUSS, Kategori Usia 10 dan 16 tahun dari pemain terbaik dari peserta MUSS di seluruh dunia.

Jakarta-MEDIAELANGCOM

Jack Brown Remaja yang berdarah Indonesia ini ternyata mempunyai Potensi untuk menjadi Pemain Hebat, Remaja ini lahir di Indonesia, pada Tanggal 01 November 2001, yang saat ini sudah berusia 13 tahun, Jack Brown Jack adalah putra kedua pasangan lintas negara, Ibu berkebangsaan Indonesia yang bernama Indah Brown, dan Ayahnya berkebangsaan Inggris, Lance Brown. Memang dari Kecil Jack Brown sudah suka dengan yang namanya main bola, sampai dia latihan setiap hari di halaman rumahnya.

Jack Brown mulai mengikuti berbagai event sepak bola seperti Football Summer Camp di berbagai negara, seperti Inggris,Singapore,Dubai, dan Indonesia. Alhasil dari mengikuti kegiatan tersebut Jack Brown lagi-lagi memiliki skor atau penilaian dalam kegiatan tersebut yang cukup memuaskan, sehingga menjadi pemain terbaik diantara para peserta yang mengikuti kegiatan FootBall Summer Camp, tidak tanggung-tanggung pesertanya yang datang dari berbagai negara di belahan bumi ini.

Jack Brown Tinggal bersama keluarganya di Dubai, Emirat Arab, Jack juga mempunyai kakak yang benama George Brown, namun saat ini Jack Brown dan Kakanya menetap di Inggris untuk mengikuti sekolah bolanya, karena Jack Brown mempunyai cita-cita untuk menjadi pemain di Manchester United, atau menjadi Tim Nasional Indonesia. Setiap Musim panas atau liburan sekolahnya Jack Brown dan kakaknya berkunjung ke negara asalnya Indonesia, untuk menemui keluarga dan sebagian fansnya.

Ada yang menarik dari pernyataannya Jack Brown, saat di Tanya oleh Sir Alex Ferguson mantan pelatih Manchester United Klub Sepak Bola Inggris yang sangat populer, saat itu Alex Ferguson menanyakan dari mana asal Jack, Lalu Jack Brown menjawab dengan tegas "Indonesia", secara langsung Jack Brown membawa Bangsa Indonesia dihadapan International. 

"I am Indonesia" sebuah pernyataan Jack Brown yang pernah diwawancarai oleh media asing, dengan bangga membawa bangsanya dihadapan International. Selama ini Pemerintah Indonesia belum tersentuh dalam pernyataan Remaja ini yang secara langsung sudah mengarumkan Indonesia di depan International, namun tidak putus asa, semoga Pemerintahan yang dipimpin oleh Presiden Joko Widodo dapat memberikan perhatian dalam dunia sepak bola khususnya di Indonesia dalam hal bibit untuk pemain nasional Indonesia, agar cita-cita Indonesia bisa bergabung lagi di Piala Dunia yang akan datang dan tidak menutup kemungkinan jika Pemerintah sekarang peduli dan serius dengan sepak bola nasional, harus mulai di perhatikan bibit-bibitnya, seperti Jack Brown Remaja yang berdarah Indonesia yang diakui oleh International, yang nantinya suatu saat Indonesia bisa menang dalam ajang Piala Dunia (World Cup).


PEREKAT FC. LOLOS BABAK 16 BESAR BERINGIN CUP 2015 , MAJALENGKA

Majalengka, 31 Agustus 2015

Majalengka, Perekat Fc. melaju pada babak 16 besar Open Tournament Beringin Putra Cup 2015 yang di selanggarakan di Desa Waringin Kec. Palasah Kab. Majalengka, Perekat Fc menang melawan Tim Arema
( Mandapa ) Kadipaten yang diperkuat 4 pemain dari Tegal gubug.

Pertandingan ini di ikuti oleh 32 Tim ternama mulai dari , Majalengka, Cirebon, Kuningan, Indramayu bahkan Cikijing.

Jalannya pertandingan cukup alot, kedua tim saling jual beli serangan, kapten senior Perekat Fc. Agus Fauzi menjadi motor serangan lini tengah bersama taufik. peluang pertama Perekat Fc didapat oleh sang striker Aldi, yang mendapat umpan terobosan dari gelandang serang mereka Taufik, namun sayang tembakannya masih bisa di tepis sang penjaga gawang dari Arema, sebenarnya arema mendapatkan banyak peluang namun karena rapatnya barisan pertahanan yang di kawal oleh Fahmi , mereka belum mampu untuk menjebol gawang Perekat. Fc yang di kawal Takhul , peluang demi peluang hanya melewati mistar gawang saja, peluang perekat pun terdapat ketika terjadi pelanggaran terhadap striker mereka aldi yang di jatuhkan oleh barisan pertahanan arema. set piece kali ini di ambil oleh sang kapten agus fauzi namun bola masih bisa di amankan sang pejaga gawang.
PEREKAT.FC

Perekat Fc. juga mendapatkan peluang untuk menjebol gawang pada pertengahan babak pertama kali ini peluang di dapat oleh dhava setelah mendapatkan umpta dari rekannya Yoga, namun sayang bola masih membentur barisan pertahanan arema yang di kawal oleh Nana.

Sebenarnya Perekat.Fc mendapatkan peluang Penalty setelah Yoga di jatuhakan di dalam kotak penalty namun wasit tidak menganggap pelanggaran. Arema sebenarnya mampu membobol gawang Perekat namun telah terjadi pelanggaran terlebih dahulu terhadap kiper Perekat. Wasitpun meniup peluit panjang kedudukan skor masih tetap kacamata.

Pada babak kedua klub saling melakukan pergantian pemain, namun jalannya pertandingan masih sama banyak peluang yang masih di luar target dari kedua kesebelasan. pertandinganpun di lanjutkan pada babak adu penalty, karena aturan dari panpel menginformasikan jika kedua tim masih tetap 0-0 maka langsung diadakan penalty.

Penembak penalty arema pertama kali membuang peluang, Tembakannya masih jauh diatas mistar gawang , aldi yang menjadi penembak pertama tim perekat sukses membuat skor menjadi 1-0, penembak kedua dari arema masih mampuh di baca oleh penjaga gawang , takhul hingga kedudukan masih 1-0, topik yang kali ini menjadi eksekutor perekat sukses membuat skor menjauh sementara menjadi 2-0, penembak ketiga dari arema, sukses mengelabui kiper perekat dan skor pun menjadi 2-1, dan takhul pun menjadi algojo kali ini namun sayang tendangannya masih jauh di atas mistar gawang. penendang ke empat arema mampu membuat keudukan menjadi 2-2 , Mail yang kali ini mengambil tendangan  pun membuang peluang , tendangannya masih melebar sisi gawang arema. Penendang kelima arema, Rudi pun tendangannya masih jauh di atas mistar gawang. skor masih 2-2 , Anwar selaku penembak kelima dan menjadi penembak penentu sukses mengelabui kiper dan skorpun menjadi 3-2 untuk Perekat. Fc.

Perekat Fc. Melaju pada babak 16 Besar Open Turnamen Beringin Putra Cup 2015, dan akan bertemu salah satu tim yang akan bertanding antara Caesar dari Lame dan Cikijing,. (syuhada)