REDAKSI MEDIAELANGCOM

PENASEHAT :Bambang Setiawan,SH,SpN, KH.Ubaidillah Abdul Jalil.MA, DR.Timbul Sinaga, M.Hum, Lukman Sinaga, Marthin Egeten. PEMIMPIN UMUM: Yohannes. PEMIMPIN REDAKSI/PENANGGUNGJAWAB : Iwan Ari Kurnia. DEWAN REDAKSI :Muhammad Syuhada, Amir Fadillah, Mulyanto, Drs.Muksin. REDAKTUR PELAKSANA :Muhammad Ajianto, Imam Yusuf Ibrahim. REDAKTUR :Handy Faysal, Marulloh, Zainal Abidin. KORDINATOR LIPUTAN :Dhava Syuhada, Ibnu Rofiq. OFFICE: Ruko Cikarang Commercial Center Blok A.19 JL. Cikarang Cibarusah (Depan pintu TOL Cikarang Barat) Bekasi.
Telp.021 84901980 Hp.0819 0534 1578-PEMRED Email : dmciwandmc@yahoo.co.id


PANGERAN BALI PEMBERI INSPIRASI

Gambar Diatas : Ray Finalis La Academia Junior2, waktu menyanyikan lagu ksatria di konser final.

Jakarta, MEDIAELANGCOM

Ida Bagus Ray Kertawijaya Atau biasa di Panggil Gus Ray adalah salah satu Finalis ajang pencarian bakat La Academia Junior yang masuk babak 8 besar. Meski langkahnya telah terhenti Gus Ray terus belajar dan belajar untuk mengembangkan bakat bernyanyinya itu. Dengan suara berkarakter dan Senyum khasnya itu membuat banyak Fans Ray yang menyayangkan dirinya harus tereliminasi secepat ini.

"Antara Percaya dan tidak antara Nyata atau mimpi anak berkarakter dan berpotensi ini harus tereliminasi secepat ini"  Twett dari rayverz (nama yang ray berikan untuk fansnya) di akunya @IndraAl_Hafiz, Bahkan Kordinator fans Gus Ray Eko, mengatakan semua fans kaget dan sedih tidak menyanggka Gus Ray keluar terlalu dini, ujarnya yang mempunyai akun twitter @eko_sb_

Selama Gus Ray berada di panggung La academia Junior 2 , dia telah memberikan banyak Inspirasi kepada anak anak Indonesia , tentang pentingnya kepedulian. Ray pernah mengatakan ketika di temui oleh Pihak MediaElang "Saya akan menyumbangkan Semua  kepada orang tidak mampu jika saya menjadi juara" Ujarnya dengan nada Semangat "Iya 100% Semuanya" Imbuhnya.

Seperti yang kita Ketahui Rasa Kepedulian kini telah memudar, Banyak orang yang mengabaikan tentang pentingnya kepedulian, Gus Ray telah membangunkan kita dari tidur ini untuk membuka mata yang lebar , untuk selalu bersyukur dengan apa yang telah di berikan Tuhan kepada kita. Selain itu Gus Ray telah mengajarkan kita tentang arti Kesabaran dan KeIkhlasan, Dapat kita lihat dari Betapa sabar dan ikhlasnya dia ketika harus tereliminasi, ia tidak sedih Menangispun tidak malah dia Memberi Semangat kepada fansnya agar mereka tidak larut dari kesedihan.

Dan yang harus kita tiru dari Sifat G Ray adalah Pantang Menyerah.Biasanya Ketika sedang Audisi Seorang finalis tereliminasi mereka akan larut dalam kesedihan namun berbeda dengan anak berdarah Bali ini, ia justru lebih bersemangat untuk terus berlatih dan berkarya demi mewujudkannya menjadi seorang penyanyi yang dapat berguna bagi orang banyak.

"Haloo. Makasih ya buat dukungan kalian semua:) aku g sedih kok. maaf kalo misalnya ray harus out :( tp Ray akan terus bernyanyi buat klian " Kata ray dalam akun Twitternya.

Mungkin bagi yang belum mengenal Gus Ray secara dekat dia bakal berfikir jika Ray hanyalah anak kecil  asal Bali yang pintar bernyanyi dam ,e,punyai suara emas, Tapi jika kita mengenalnya secara dekat mungkin Ray dapat menggambarkan Sosok Pangeran yang penuh dengan Inspirasi.

Sepatah kata dari Para Fansnya "RAYVERS" untuk Gus Ray. "Gus, Audisi bukanlah jalan pintas, Gus audisi bukan jalan utama , dan Gus audisi bukanlah Jalan tol menuju kesuksesan , Kau harus kembali mewarnai dunia entertainment dengan suaramu yang berkarakter itu juga dengan senyummu yang khas itu, Kami akan selalu mengkawalmu kemanapun jalan yang kau pilih,kami akan menjagamu dimanapun kamu pergi dan berjuang , Kami akan menanti Karyamu mewarnai hidup ini".Ujar para fansnya.IDR/JWTGH/004



ELIMINASI ??? BUKAN MASALAH !!!

Gambar Diatas : Finalis Ray, Rizi, Devita saat setelah pengumuman hasil sms di konser Final La Academia Junior 2

Jakarta, MEDIAELANGCOM

Seperti yang kita ketahui ajang pencarian bakat disalah satu stasiun televisi swasta SCTV, La Academia Junior Indonesia season 2, yang telah menyisakan 8 Besar itupun membuat membuat persaingan antara peserta semakin berat untuk menunjukkan keunggulan masing masing finalis .

Di babak 8 Besar ini terpaksa harus ada 2 finalis yang terhenti langkahnya di pangung la academia junior 2, Masing masing finalis telah memberikan Yang terbaik untuk penampilanya hari itu, tidak lupa doa serta vote terus di lakukan para pengemar masing masing finalis.

Segala upaya telah mereka lakukan untuk membuat idolanya tetap bertahan di pangung La academia junior 2. Dan saat yang menegangkanpun itu terjadi , Season Eliminasi ,dimana hasil perolehan sms telah di rekapitulasi oleh Crew , Satu persatu finalis di pangil oleh Pembawa acara,Tinggal menyisahkan 3 finalis di posisi tidak aman. Dia Ray Bali , Rizi Medan , dan Devita Banten. Dan 1...2...3... Devita kamu Aman dan itu artinya Ray Bali dan Rizi Medan dengan berat hati harus Tereliminasi.

Ada sesuatu yang aneh saat itu , Bukan tangisan yang Terlihat dari seorang Finalis yang bernama Asli Ida Bagus Ray Kertawijaya asal bali itu Tetapi dia malah Tersenyum , Mencoba untuk selalu tabah dan selalu berfikir Tuhan Maha Adil , Di Luar sana masih terbuka lebar kesempatan untuknya agar selalu berkarya dan bermusik sesuai dengan apa yang ia cita citakan, "Aku akan tetap Berkarya (musik) Di luar sana" Ujar ray ketika di Temui Media Elang Usai Acara La academia Junior 2.

Ray menuturkan dia juga tidak menyangka kalau dirinya harus terhenti langkahnya sampai disini, "Perasaan aku senang lega, walau kaget aku harus tetap tersenyum, masih ada jalan lagi" Ujar ray dengan Senyum khasnya yang tidak memperlihatkan jika dia sedang bersedih.

Tidak seperti yang lainya Finalis berdarah bali ini mempunyai jiwa pantang menyerah tidak akan pernah  berhenti samapai disitu saja, "Aku tetap akan Belajar lebih giat agar suara dan musik aku berkualitas" Tutur ray dengan nada pelan tetapi tak lupa di sertai senyum manisnya itu.Tak lupa sebelum dia kembali ke tanah kelahiranya dia memberikan pesan kepada teman temanya yang masih berjuang di pangung la academia junior 2 "Untuk yang lainnya tetap semangat  belajar yah" ujarnya penuh semangat berusaha melupakan apa yang sedang terjadi.

Tidak lupa dia juga menyampaikan permintaan maaf kepada semua penggemarnya karena penampilanya kurang maksimal di konser final tersebut. "Haloo. Makasih ya buat dukungan kalian semua:) aku ga sedih kok. maaf kalo misalnya ray harus out:( tp Ray akan terus bernyanyi buat klian" Twett ray dalam akun twitternya @RayLaca2.  "Ray kan terus berjuang, Ray kan terus bermimpi.. Tuk hidup yang lebih baik, tuk hidup yang lebih indah. Harus yakin pasti bisa " Menulis twitt sembari menyanyilan lagu esok kan bahagia yang liriknya sedikit di ubah. IDR/JWTGH/004 @IndraAl_Hafiz





FIFA INTERNATIONAL KAGUMI SANG PRESIDEN RI JOKO WIDODO

Gambar Diatas: Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, menerima delegasi dari FIFA dan AFC di dampingi Menteri RI, Pemuda dan Olah Raga Imam Nahrawi Di Istana Negara, Jakarta, Senin (02/11/2015).

Jakarta, MEDIAELANGCOM

Presiden Republik Indonesia Jokowi ingin mereformasikan dunia sepak bola di Indonesia, karena banyak sekali yang harus dibenahi, mulai dari kelola PSSI dan pemain hingga persiapan bibit muda yang nantinya akan menjadi andalan pemain Tim Nasional Indonesia.

Dalam kunjungannya FIFA dan AFC sangat berterimakasih atas sambutan baik oleh Presiden RI terhadap Delegasi FIFA Interntional dan AFC, dalam bincangnya dengan Presiden RI, delegasi FIFA ingin membantu menangani dan mencari solusi jalan keluar terkait permasalahan kondisi sepak bola Insonesia saat ini.

Tidak jarang berbagai permasalahan di tubuh PSSI, sehingga membuat pemerintah untuk mendorong perubahan dan reformasi total di dalam dunia sepak bola PSSI, permasalahan banyak sekali mulai dari mafia skor hingga judi bola. Presiden Jokowi mengharapkan kepada para Delegasi bisa membantu mencarikan jalan keluarnya dalam masalah kondisi sepak bola di tanah air.

Setelah pertemuannya, Anggota Ecxo FIFA Kohzo Tashima memberikan keterangan persnya datang untuk memberi dan mencarikan solusi terkait kondisi sepak bola nasional. Selain itu anggota FIFA tersebut memuji Jokowi adalah Presiden Hebat dan dikagumi para delegasi FIFA tersebut, yang mana salah satunya adalah keinginan Presiden yang mau mereformasi sepak bola Indonesia.IW/JKT/001

"DILUAR SANA KITA BISA SUKSES JUGA KOK" RIZI LA ACADEMIA JUNIOR INDONESIA 2

Gambar Diatas: Rizi Finalis La Academia Junior Indonesia 2
Jakarta, MEDIAELANGCOM

Alwan Alfarizi biasa disapa akrab RIZI harus menerima keputusan dari la academia junior2, tereliminasi pada minggu (01/11/2015), Konser La Academia Junior 2 yang diselenggarakan oleh SCTV mengeliminasi 2 finalis, yaitu Rizi dan Ray.Finalis yang satu ini dikenal energik dalam pembawaan lagu dan dalam menguasai panggung, Rizi pada minggu lalu juga mendapat pujian dari Juri, namun tak disangka hari itu hari terakhir buat Rizi di La Academia Junior 2.

Namun saat ditemui oleh mediaelang Rizi mengaku santai dalam keputusan yang mengeliminasi dirinya sendiri, menurut Rizi kesuksesan itu bukan di La Academia saja diluar sana bisa jadi jalan prestasinya,"Diluar sana selain disini kita bisa juga sukses juga kok", Ujar Rizi dengan semangat. Rizi juga siap untuk tinggal di Jakarta dalam meniti kariernya dalam dunia musik.

Tidak sedikit fans dan pendukung yang sangat sedih ketika dengar dan lihat dirinya tereliminasi pada saat konser tersebut, menurut Rizi sudah semaksimal mungkin untuk membawakan lagu-lagu yang di berikan oleh pihak la academia junior2. Rizi juga memohon maaf kepada para fansnya yang masih belom maksimal dalam pertunjukkan. Rizi juga memberikan motivasi pada finalis yang tersisa agar tetap semangat. 

Rizi mengakui siap sekali dengan keputusan ini, "kalau artis penyanyi itu harus siap menerima resiko apapun", ujarnya dengan percaya diri.Rizi juga berharap agar ajang ini bisa menelurkan bibit-bibit penyanyi yang berkualitas ujar Rizi. IW/JKT/001

"AKU AKAN TETAP BERKARYA MUSIK DILUAR SANA" RAY FINALIS LA ACADEMIA JUNIOR INDONESIA 2

Gambar Diatas: Nassar Dewan Juri La Academia Junior Indonesia 2 sedang mengomentari Ray Finalis La Academia Junior2 (Photo via Twitter SCTV)

Jakarta, MEDIAELANGCOM

Ray Finalis yang berdarah Bali harus terhenti langkahnya pada penampilan konser Final La Academia Junior2, Minggu (01/11/2015), Tidak disangka finalis yang satu ini mempunyai karakter suara yang khas, merdu,dan tinggi. Lagu Bergenre apapun Ray sangat bagus dalam membawakannya, Diakui oleh dewan juri la academia junior 2 Ray salah satu finalis yang mempunyai karakter suara khas dan sangat bagus dalam penghayatan membawakan lagu di konser final tersebut.

Dalam Minggu sebelumnya Ray berhasil memukau para juri dengan lagu yang ia bawakan "Itu Aku" lagu yang dipopulerkan oleh Band Sheila On 7, itu membawa pujian dan komentar positif dari Juri salah satunya Nassar, ia mengaku Ray sudah mulus membawakan lagu itu, ujar Nassar, selain itu banyak penikmat musik yang suka dengan warna Vokal Ray yang berkarakter.

Ditemui oleh mediaelang Ray Finalis La Academia Junior 2, mengaku sudah siap dalam menghadapi keputusan dirinya yang tereliminasi dari ajang tersebut, Ray mengaku kaget namun finalis ini tidak terlalu sedih, bahkan Ray menebar senyumannya yang khas kepada para Fans dan pendukungnya diluar kota, seakan Ray yang memberikan motivasi agar tidak terlalu sedih berlebihan dengan keputusan tersebut.

Ray mengaku senang dalam keputusan tersebut, artinya Finalis ini akan siap terjun ke dunia entertainment sesungguhnya dan pastinya siap bersaing oleh artis-artis lainnya,"Perasaan aku senang lega, walau kaget aku harus tetap tersenyum, masih ada jalan lagi"Ujar Ray dengan senyuman khasnya. Ray akan terus belajar walaupun sudah tidak lagi di La Academia Junior 2,"Aku tetap Belajar lebih giat agar suara dan musik aku berkualitas", Ujar Ray, Finalis ini tidak menyerah walau sudah tereliminasi, tetap berkaryadalam industri musik,"Aku akan tetap berkarya musik diluar sana"Ujar Ray, berharap semoga nantinya ada produser yang tertarik dengannya.

Meski banyak para pendukung yang kecewa dalam keputusan itu, namun tidak berlebihan dalam menunjukkan kekecewaan terhadap keputusan tersebut. Ray setelah dari La Academia Junior 2, akan bersiap-siap ingin membentuk Grup seperti yang diutarakan olehnya Ray berniat ingin membentuk Grup musik. Ray dan Rizi yang tereliminasi pada konser final la academia junior2  minggu lalu. Ray juga memberikan pesan kepada finalis lainnya agar tetap bersemangat,"Untuk yang lainnya tetap semangat dan belajar yah", Ujar Ray dengan semangat, Ray juga memohon maaf kepada para fans dan pendukungnya yang mana selama ini apabila penampilannya kurang maksimal didalam konser final tersebut.IW/JKT/001 @iwandmc

NASEHAT IBUNDA "JADILAH RAY YANG SEBENARNYA" LA ACADEMIA JUNIOR INDONESIA 2

Gambar Diatas: Ida Bagus Ray Kertawijaya (RAY) Finalis La Academia Junior Indonesia 2
Jakarta, MEDIAELANGCOM

Ray Finalis La Academia Junior 2 mampu membawakan lagu dengan baik pada minggu kemarin (25/10/2015) yang ditayangkan oleh SCTV setiap hari Minggu secara Langsung, Para Juri pun mengapresiasi dari penampilannya Ray yang mampu membawa para penonton kagum melihat dan mendengarkannya, walaupun posisi kemarin tidak aman namun Ray mampu membuktikan bisa lolos ke babak berikutnya, hal ini yang membuat orangtua Ray bangga terhadapnya, Ibunda dari Ray yang bernama Ida Ayu Komang Darmini atau paggilan akrabnya mama Dayu Bulan bangga terhadap penampilan Ray yang semakin hari semakin baik,"Bangga melihat Ray yang lolos dan bisa ikut kompetisi La Academia Junior Indonesia 2, sampai saat ini", Ujar Ibundanya Ray dengan senyuman yang penuh semangat.

Ketika Ibunda Ray ditemui oleh mediaelangcom disela-sela kesibukkanya mengatakan bahwa Ray sudah bisa menyanyi sejak di usia 3 tahun,"Ray menyanyi dari mulai usia 3 tahun, Tiap hari Tiada Hari tanpa menyanyi, Ray belajar sendiri dalam tarik suaranya",Ujarnya. Ibunda Ray juga mengetahui niat dari puteranya yang ingin menyumbangkan hadiahnya 100%, jika ia menang di ajang La Academia Junior 2, Ibundanya juga mengakui dan menyetujui apa yang akan dilakukan Ray jika nantinya menang di ajang tersebut,"Setuju dengan Ray yang mau menyumbangkan semua hadiahnya 100% jika ia menang nantinya",Ujar Ibundanya Dayu Bulan.

Pengakuan dari Ibundanya Ray jelas dan tergolong sangat jarang yang mempunyai niat tersebut, bahkan mediaelangcom mencoba terus bertanya kepada Ibundanya Ray, apakah hadiah nantinya tidak diperlukan oleh keluarganya, langsung Ibunda Ray Dayu Bulan menegaskan kepada penulis,"Ray masuk ke La Academia bukan karena Hadiahnya Berapa?, memang kami tidak mengejar materi, sekalipun materi itu penting bagi kita", Ujar Ibundanya dengan tegas. Raypun juga mengomentari bahwa tidak penting hadiahnya yang penting ia bisa menyakurkan bakatnya dan memberi penampilan yang terbaiknya di depan seluruh rakyat Indonesia yang menontonnya. Keluarga dari Finalis Ray memang suka untuk membantu sesama yang membutuhkan pertolongannya, Ibundanya juga mempunyai cita-cita dalam sanubarinya untuk membantu orang yang membutuhkannya,"Cita-cita saya dalam sanubari yang paling dalam adalah membantu orang yang memerlukan bantuan",ujarnya dengan senyuman.

Ditanya soal Fans, apakah Ray terganggu oleh para penggemarnya,Ibundanya lagi mengakui tidak terganggu oleh para fans,"Tidak menganggu selama wajar-wajar saja, seandainya Ray jadi artis, Ray kan membutuhkan Fans juga,kalau tidak ada fans bagaimana mau eksis di dunia entertainment khusunya musik"ujar Ibundanya. Bahkan Ibundanya Ray mengaku minta maaf kepada para fansnya Ray apabila Ray kurang baik dalam menyambut atau berkominukasi dengan para fansnya,"Buat semua Fans yang suka sama Ray dalam penampilannya seandainya Ray belum balas atau menyapanya kurang dan lain-lain, kami keluarga mohon maaf yang sebesar-besarnya karena memang Ray harus Fokus Latihan sebelum tampil di konser Final berikutnya saat  ini memang persaingan semakin ketat"Ujar Ibundanya Ray.

Sebagai Ibundanya Dayu Bulan sangat menyayangi puteranya, Bahkan Ibundanya memberikan nasihat untuk anak tercintanya Ray Finalis La Academia Junior 2 yang saat ini sedang berjuang dalam kompetisi bergengsi ini, Pesan yang diutarakan untuk Ray didepan mediaelangcom berkata,"Jika Ray besok menjadi orang Besar, Jadilah Ray yang sebenarnya yang tidak sombong,tidak pelit, selalu senyum dan rendah hati, juga kalau Ray ada Rezeki lebih untuk membagi-bagikan Rejekinya kepada orang yang tidak mampu", Ujar Ibudanya Ray Dayu Bulan dengan nada agak sedih dan senyum. Ibundanya juga memohon dukungan kepada semua penonton di Indonesia khusunya Provinsi Bali dan Para Fansnya di seluruh Indonesia unuk mendukung Ray dalam penampilannya di La Academia Junior Indonesia 2 setiap hari Minggu di SCTV secara Live, dengan cara mendukungnya via sms.IW/JKT/001 @iwandmc
 

JIKA MENANG NANTI "AKU SUMBANGKAN SEMUANYA 100%", RAY FINALIS LA ACADEMIA JUNIOR INDONESIA 2

Gambar Diatas: Ida Bagus Ray Kertawijaya (Ray) Finalis La Academia Junior 2
Jakarta, MEDIAELANGCOM

Ray Finalis La Academia Junior Indonesia 2, yang satu ini mempunyai suara yang berkarakter lain dari pada yang lain diantara semua Finalis La Academia Junior 2 lainnya, Ray pada penampilanya di konser Final La Academia Junior kemarin Minggu (25/10/2015) di SCTV, mendapat pujian dari Juri La Academia Junior2. Ray ketika itu tampil membawakan lagu Kita Putra Bangsa (Madun All Star), Ray Berhasil membawakannya, namun posisi Ray waktu itu tidak aman, pada akhirnya Ray lolos ke babak berikutnya ke 8 Besar, Ray sangat Bangga dan senang bisa lolos ke babak selanjutnya.

Finalis yang satu ini memang dikenal suka bergaul dengan yang lainnya periang, suka senyum walau orang itu belum dikenalnya, atitude Ray banyak dikagumi oleh para penggemarnya. Ketika di konfirmasi oleh tim mediaelang, doa apa yang Ray sampaikan ketika di posisi tidak aman, Ray hanya berharap agar tidak terhenti langkahnya, karena Ray tidak mau mengecewakan Fansnya di seluruh Indonesia. 

Ray sudah mulai bernyanyi sejak usia 3 Tahun, ini menurut mamanya karena Ray pada usia waktu itu menyanyi terus tanpa henti, tiada hari tanpa menyanyi, ujar mamanya Ray Finalis L Acadmia Junior2. Memang tergolong ajaib Ray menyanyi belajar sendiri tanpa ada guru vokal sementara orangtua dari finalis Ray memang bukan berdarah penyanyi namun Ray sangat pandai menyanyi, ujar dari orangtua Ray. Ray juga berpesan kepada teman-temannya finalis yang lain, "Latihan lebih banyak lagi, karena masih banyak diluar sana yang pandai bernyanyi", Ujar Ray Finalis yang bersasl dari Bali.

Ditanya juga oleh mediaelang, Jika Ray juara nanti di ajang yang bergensi La Academia Junior Indonesia2 apa yang Ray harapkan atau lakukan, Ray menjawab , "Pertama jika aku menang itu untuk seluruh Indonesia, Kedua Jika nanti menang aku dapat hadiah aku akan sumbangkan semuanya ke orang-orang yang tidak mampu".Ujar Ray dengan senyuman yang lucu. Betapa mulia hati Finalis yang satu ini dimana banyak sekali ketika seseorang mengikuti sebuah kompetisi mengharapkan hadiahnya dapat berapa, namun lain yang ada di benak Ray Finalis La Academia Junior2, jika nanti menang dan dapat hadiah bukan untuk pribadinya melainkan untuk orang yang lebih membutuhkan dan yang tidak mampu.

Ketika ditanya lagi oleh tim mediaelang apakah jika nanti menang dapat hadiah, mau dibeliin mobil, langsung Ray membantah dengan menjawab, "Engga mau beli mobil, tapi hadiah aku nanti aku bagi buat orang-orang yang tidak mampu 100 %".Ujar Ray dengan senyumanya. Serentak penulis yang mewawancarainya terdiam dan kagum oleh finalis Ray yang mempunyai hati mulia untuk membantu orang-orang yang kesulitan ekonomi. Selesai dari ajang yang berbakat ini Ray mempunyai niat untuk membentuk Grup Musik atau Boyband. IW/JKT/001 @iwandmc